Arsip Kategori: Uncategorized

Ini Postingan Kosong, Isinya gak Penting

kosong…

Iklan

Krita, Image Editor Multiplatform yang Gratis dan Open Source

Bagi para desainer grafis tentu saja sudah sangat akrab dengan aplikasi pengolah grafis berbasis bitmap yang bernama Photoshop. Aplikasi besutan Adobe Inc ini sudah sangat jamak digunakan baik untuk keperluan belajar atapun komersial di berbagai studio-studio grafis. Namun tetap saja, di negeri ini masih di dominasi dengan penggunaan Photoshop dengan versi BAJAKAN. Apapun alasanya, sebenarnya penggunaan aplikasi bajakan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena jelas-jelas hal ini adalah suatu kesalahan. Baca lebih lanjut

Kaca yang Berdebu

Salam para pembaca…. :))

Kali ini sedikit berbeda dengan postingan sebelumnya saya ingin berbagi sebuah lirik lagu yang di dalam lirik tersebut mengandaikan terhadap seorang wanita.

Mungkin banyak dari para kaum pria sulit memahami seorang wanita, bingung bagaimana cara berhadapan dengan wanita. Begitupun juga dengan saya.. 😀

Nah saya berbagi sebuah lirik lagu yang menceritakan wanita didalamnya. Bagaimana kita harus menyikapi wanita, bagaimana tindakan kita, dan lain sebagainya. Baca lebih lanjut

Mengapa?

aku akan tetap menjadi matahari untuk dirimu.. 🙂

Coretan Erik Romadona

Seorang wanita bertanya pada seorang pria tentang cinta dan harapan. Wanita berkata ingin menjadi bunga terindah di dunia dan pria berkata ingin menjadi matahari. Wanita tidak mengerti kenapa pria ingin jadi matahari, bukan kupu-kupu atau kumbang yang bisa terus menemani bunga.

Wanita berkata ingin menjadi rembulan dan pria berkata ingin tetap menjadi matahari. Wanita semakin bingung karena matahari dan bulan tidak bisa bertemu, tetapi pria ingin tetap jadi matahari. Wanita berkata ingin menjadi phoenix yang bisa terbang ke langit jauh di atas matahari dan pria berkata ia akan selalu jadi matahari.

Wanita tersenyum pahit dan kecewa. Wanita sudah berubah 3x namun pria tetap keras kepala ingin jadi matahari tanpa mau ikut berubah bersama wanita. Maka wanita pun pergi dan tak pernah lagi kembali tanpa pernah tahu alasan kenapa pria tetap menjadi matahari. Pria merenung sendiri dan menatap matahari.

Saat wanita jadi bunga, pria ingin menjadi matahari agar bunga dapat terus…

Lihat pos aslinya 238 kata lagi

Babasan sinareng Paribasa Sunda

Di postingan kali ini saya akan sedikit berbagi tentang bahasa salah satu suku di Indonesia, yaitu Bahasa Sunda. Di post ini saya tidak akan membahas tentang bahasa sunda secara mendetail namun hanya ke beberapa peribahasa sunda yang umum. Babasan dan paribasa (peribahasa) pada intinya sama saja. Babasan merupakan ucapan yang sudah pasti patokannya atau basa pakeman, dan digunakan pada arti pinjaman, bukan arti yang sebenarnya tapi merupakan perbandingan dari sifatnya satu benda atau keadaan dan sudah menjadi suku kata. Paribasa pun termasuk pakeman basa, yang tidak bisa dirubah baik susunannya atau ucapan-ucapannya. Perbedaan yang mencolok antara paribasa dengan babasan adalah paribasa sudah merupakan satu kalimat. Baca lebih lanjut

SEAMO – Mother

Yap, postingan kali ini saya akan share tentang lirik lagu lagi. Lagu apa lagi sekarang? Itu sudah tertera di judul.. 😀

Iyah, berawal dari obrolan santai (lagi-lagi) dengan teman saya, tiba teman saya membahas tentang lagu My Mother ini yang di nyanyikan oleh SEAMO. Dia bilang lirik lagu ini sangat lah menyentuh dan dalam. Didalamnya tertulis tentang seberapa besar cinta seorang ibu kepada anaknya. Nah, tanpa berpanjang lebar lagi disini ada lirik lagu tersebut dalam dua versi, yaitu versi romaji dan terjemahan bahasa Indonesia nya. Baca lebih lanjut

NP: La Luna – Lara Hati

Yap, lagu yang dinyanyikan oleh Laluna ini sudah sering diperdengarkan di kuping saya. Entah kenapa, liriknya begitu menyentuh dan dalam maknanya, dan iyah memang sesuai dengan kondisi yang terjadi sekarang.

Iyah, beberapa hari (atau minggu ya) ini saya memang jadi sering mendengarkan lagu ini. Bahkan saat membuat post ini juga sambil mendengarkan lagu ini hihi. Tepatnya semenjak sekitar seminggu yang lalu, di perjalanan saya ke kampus tercinta, ketika angkot yang saya tumpangi berhenti di pertigaan jalan Katamso – jalan Supratman ada sepucuk pengamen yang sedang mengais rejeki di pintu angkot mendendangkan lagu ini. Meski suaranya rada pales, saya terpaksa mendengarkannya juga 😀 Baca lebih lanjut