Perangkat-Perangkat pada Jaringan Komputer

Salam untuk ke sekian kalinya para pembaca😀

Masih tentang jaringan komputer, setelah saya berbagi tentang dasar-dasar jaringan komputer dan jenis jaringan pada post yang sebelumnya sekarang saya akan berbagi tentang perangkat-perangkat yang dipakai pada jaringan komputer.

PErangkat pada jaringan komputer dapat dikelompokan menjadi beberapa kategori diantaranya perangkat pada jaringan kabel (wired network), perangkat pada jaringan nirkabel (wireless network), dan perangkat tambahan jaringan. Untuk perangkat jaringan kabel, perangkat utama yang digunakan tentu saja kabel. Jenis-jenis kabel yang dapat dipakai dalam jaringan kabel (hingga saat post ini ditulis) ada beberapa jenis, diantaranya:

Thin Ethernet (Thinet)
Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial/RG-58 ini antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.

Kabel Thinnet

Kabel Thinnet

Thick Ethernet
Dengan thick ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan untuk pengkabelan tipe ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan thinnet. Pada thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver terhubung.

Kabel Thicknet

Kabel Thicknet

Twisted Pair Ethernet
Kabel twisted pair ini terbagi menjadi dua jenis yaitu shielded atau STP dan unshielded atau UTP. Shielded adalah jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan unshielded tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45.

Pada jaringan twisted pair (10 BaseT), komputer disusun membentuk suatu pola star. Setiap PC memiliki satu kabel twisted pair yang tersentral pada HUB. Twisted pair umumnya lebih handal (reliable) dibandingkan dengan thin coax karena HUB mempunyai kemampuan data error corrections dan meningkatkan kecepatan transmisi. Saat ini ada beberapa grade, atau kategori dari kabel twisted pair. Kategori 5 adalah yang paling reliable dan memiliki kompabilitas yang tinggi, dan yang paling disarankan. Berjalan baik pada 10Mbps dan Fast Ethernet (100Mbps). Kabel kategori 5 dapat dibuat straight-through atau crossed.

Kabel UTP dan STP

Kabel UTP dan STP

Fiber Optic
Kabel fiber optik dibuat dari kaca yang dibungkus oleh pelindung dan material penguat. Fiber optik menggunakan cahaya untuk menghantar isyarat, berbeda dengan kabel tembaga yang menggunakan sinyal elektronik. karena itu kabel jenis ini tidak terpengaruh dengan gangguan elektromagnet. Kabel fiber optik sangat sesuai digunakan di kawasan yang banyak gangguan elektromagnet dan jarak yang jauh. Fiber optik menunjukkan kualitas tinggi untuk berbagai macam aplikasi, hal ini di sebabkan:

  • Dapat mentransmisi bit rate yg tinggi,
  • Tidak sensitif pada gangguan elektromagnetik
  • Memiliki Bit Error Rate (kesalahan) kecil
  • Reliabilitas lebih baik dari kabel koaksial
Kabel Fiber Optic

Kabel Fiber Optic

Kemudian adalah perangkat untuk jaringan wireless atau tanpa kabel. Wireless merupakan koneksi LAN yang menggunakan teknologi Wireless (tanpa kabel/nirkabel). Memanfaatkan gelombang radio sebagai media transmisi data, informasi data elektronik ditransfer dari satu komputer ke komputer lain melalui gelombang radio. Wi-Fi (Wireless Fidelity) adalah salah satu standar wireless networking (spesifikasi transfer data WLAN). Dengan menggunakan peralatan yang sesuai, kita bisa terkoneksi ke jaringan tanpa menggunakan kabel. Spesifikasi wi-fi:

jarkomdas19

Selain itu, saat ini (saat post ini dibuat) terdapat satu lagi teknologi wireless yang disebut dengan WiMax. WiMAX (Worldwide Interopability for Mocrowave Access) suatu spesifikasi untuk komunikasi data wireless. Spesifikasi WiMAX terdapat dalam IEEE 802.16. WiMAX adalah penyempurnaan WiFi, yang dapat berkomunikasi pada jarak kurang lebih 8 KM dan kecepatan transfer data hingga 70 Mbps. WiMAX merupakan teknologi yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dan jangkauan yang luas.

Selain dua hal diata, terdapat juga perangkat lain yang mendukung terhadap fungsionalitas jaringan komputer, diantaranya:

Repeater
Fungsi utama repeater yaitu untuk memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen kabel LAN lalu memancarkan kembali dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli pada segmen kabel yang lain. Dengan cara ini jarak antara kabel dapat diperjauh. Repeater ini terdapat yang untuk jaringan kabel dan juga untuk jaringan wireless. Pada jaringan kabel biasanya berbentuk mirip hub dan terdapat port untuk masuk kabel, sedangkan repeater wireless sama seperti access point pada umumnya karena access point wireless memang bisa difungsikan sebagai repeater.

Prinsip kerja Repeater

Prinsip kerja Repeater

Repeater (sumber: http://xvongola.blogspot.com)

Repeater untuk Jaringan Kabel
(sumber: http://xvongola.blogspot.com)

Hub
Fungsinya hampir sama dengan repeater hanya hub terdiri dari beberapa port, sehingga hub disebut juga multiport repeater. Repeater dan/atau hub bekerja di physical layer sehingga tidak mempunyai pengetahuan mengenai alamat yang dituju. Meskipun hub memiliki beberapa port tetapi tetap menggunakan metode broadcast (mengirim data ke semua port yang terkoneksi dengan hub) dalam mengirimkan sinyal, sehingga bila salah satu port sibuk maka port yang lain harus menunggu jika ingin mengirimkan sinyal.

Ilistrasi Penggunaan Hub

Ilistrasi Penggunaan Hub

Penampakan Hub (sumber: http://xvongola.blogspot.com)

Penampakan Hub
(sumber: http://xvongola.blogspot.com)

Bridge
Fungsi dari bridge itu sama dengan fungsi repeater tapi bridge lebih fleksibel dan lebih cerdas dari pada repeater. Bridge dapat menghubungkan jaringan yang menggunakan metode transmisi yang berbeda. Misalnya bridge dapat menghubungkan Ethernet baseband dengan Ethernet broadband. Bridges juga dapat digunakan untuk menghubungkan network yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula. Bridges dapat mengetahui alamat masing-masing komputer di masing-masing sisi jaringan.

Cara Kerja Prinsip Bridge

Cara Kerja Prinsip Bridge

Penampakan Bridge (sumber: http://xvongola.blogspot.com)

Penampakan Bridge
(sumber: http://xvongola.blogspot.com)

Switch
Switch dan Hub memang kadang sulit dibedakan karena memiliki kesamaan dalam segi fungsi umum dan jika dilihat secara fisik hampir sama. Tapi sebenarnya switch memiliki salah satu keunggulan yaitu dapat mencegah terjadinya Collision (Tabrakan), maksud dari tabrakan di sini adalah tabrakan data. Jadi, Switch dapat mencegah Collision ini karena Switch memiliki fungsi meneruskan data dan jika salah satu node ingin mengirim data ke node yang lain, dan ada node yang ingin mengirim data. Switch akan memberikan jalur pada keduannya, sehingga tidak akan terjadi Collision.

Fungsinya sama dengan bridge hanya switch terdiri dari beberapa port sehingga switch disebut multiport bridge. Dengan kemampuannya tersebut jika salah satu port pada switch sibuk maka portport lain masih tetap dapat berfungsi. Sebuah switch berfungsi sebagai perangkat yang menyatukan kabel-kabel Networks dari tiap workstation, server, atau perangkat lain.

Penampakan Switch (sumber: http://xvongola.blogspot.com)

Penampakan Switch
(sumber: http://xvongola.blogspot.com)

Router
Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Secara kasar, router banyak didefinisikan berfungsi untuk membagi 2 Jaringan atau beberapa jaringan, namun sebenarnya Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi protocol kepada anggota jaringan yang lainnya, dengan adanya router maka sebuah protokol dapat di-sharing kepada perangkat jaringan lain. Contoh aplikasinya adalah jika kita ingin membagi IP Address kepada anggota jaringan maka kita dapat menggunakan router ini, ciri-ciri router adalah adanya fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol), dengan mensetting DHCP, maka kita dapat membagi IP Address, fasilitas lain dari Router adalah adanya NAT (Network Address Translator) yang dapat memungkinkan suatu IP Address atau koneksi internet disharing ke IP Address lain.

Jenis-jenis Router:

Router Aplikasi
Router aplikasi adalah aplikasi yang dapat kita install pada sistem operasi, sehingga sistem operasi tersebut akan memiliki kemampuan seperti router, contoh aplikasi ini adalah Winroute, WinGate, SpyGate, WinProxy dan lain-lain.

Router Hardware
Router Hardware adalah merupakan hardware yang memiliki kemampuan seperti router, sehingga dari hardware tersebut dapat memancarkan atau membagi IP Address dan men-sharing IP Address, pada prakteknya Router hardware ini digunakan untuk membagi koneksi internet pada suatu ruang atau wilayah, contoh dari router ini adalah access point, wilayah yang dapat mendapat Ip Address dan koneksi internet disebut Hot Spot Area.

Router PC
Router PC adalah Sistem Operasi yang memiliki fasilitas untuk membagi dan mensharing IP Address, jadi jika suatu perangkat jaringan (pc) yang terhubung ke komputer tersebut akan dapat menikmati IP Address atau koneksi internet yang disebarkan oleh Sistem Operasi tersebut, contoh sistem operasi yang dapat digunakan adalah semua sistem operasi berbasis client server, semisal Windows NT, Windows NT 4.0, Windows 2000 server, Windows 2003 Server, MikroTik (Berbasis Linux), dan lain-lain.

Router Wireless (sumber: http://xvongola.blogspot.com)

Router Wireless
(sumber: http://xvongola.blogspot.com)

CISCO Router (sumber: http://mildef.se)

CISCO Router
(sumber: http://mildef.se)

NIC (Network Interface Card)
Satu lagi perangkat jaringan komputer yang tak kalah penting adalah NIC. NIC ini merupakan bagian yang digunakan pada client yang kita pakai untuk jaringan yang menggunakan kabel. Kebanyakan NIC adalah kartu internal, yaitu NIC yang di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer. Beberapa komputer seperti komputer MAC, menggunakan sebuah kotak khusus yang ditancapkan ke port serial atau SCSI port komputernya. Pada komputer notebook ada slot untuk kartu jaringan yang biasa disebut PCMCIA slot Kartu jaringan yang saat ini populer digunakan adalah Ethernet, lalu diikuti oleh Token Ring, dan LocalTalk.

Ethernet Card
Kartu jaringan Ethernet biasanya dibeli terpisah dengan komputer, kartu Jaringan ethernet umumnya telah menyediakan port koneksi untuk kabel Koaksial ataupun kabel twisted pair, jika didesain untuk kabel koaksial konenektorya adalah BNC, dan apabiladidesain untuk kabel twisted pair maka akan punya konektor RJ-45. Beberapa kartu jaringan ethernet kadang juga punya konektor AUI. Semua itu di koneksikan dengan koaksial, twisted pair, ataupun dengan kabel fiber optik.

Disamping kabel coax, Ethernet juga dapat menggunakan jenis kabel lain yakni UTP (Unshielded Twisted Pair). Kabel UTP yang biasa digunakan adalah kabel yang terdiri dari 4 pasang kabel yang terpilin. Dari 8 kabel yang tersebut, hanya 4 kabel yang terpakai untuk menerima dan mengirim data (Ethernet). Sedang perangkat lain pendukung UTP yaitu, konektor kabel UTP (RJ-45) dan HUB.

LocalTalk
LocalTalk adalah kartu jaringan buat komputer macintosh, ini menggunakan sebuah kotak adapter khusus dan kabel yang terpasang ke Port untuk printer. Kekurangan dari LocalTalk dibandingkan Ethernet adalah kecepatan laju transfer datanya, LocalTalk hanya dapat beroperasi pada kecepatan 230 Kbps atau setara dengan 0.23 Mbps.

LocalTalk Card (sumber: http://ak1.ostkcdn.com)

LocalTalk Card
(sumber: http://ak1.ostkcdn.com)

Token Ring Card
Kartu jaringan Token Ring terlihat hampir sama dengan Kartu jaringan Ethernet. Satu perbedaannya adalah tipe konektor di belakang Kartu jaringannya, Token Ring umumnya mempunyai tipe konektor 9 Pin DIN yang menyambung Kartu jaringan ke Kabel Network.

jarkomdas32

Nah itu dia para pemirsa sedikit sharing dari saya tentang berbagai perangkat jaringan. Semoga bermanfaat, dan nantikan share yang lain dari saya.😀

Referensi:

2 thoughts on “Perangkat-Perangkat pada Jaringan Komputer

  1. Ping balik: PERANGKAT JARINGAN – Judul Situs

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s