Jangan Galau, Nanti Mati

Sedang asiknya chat dengan seorang kawan, tiba-tiba saya diberi sebuah (yang katanya) puisi oleh kawan saya itu, puisi tentang kegalauan. Kawan saya bilang kala ada seseorang yang memberi puisi itu buat dia (?). Tadinya saya pikir kawan saya itu diberi puisi oleh pemuja rahasia nya, karena kawan saya bilang puisi itu tentang kegalauan. Karena saya penasaran, akhirnya saya minta ke kawan saya itu puisinya, dan tak dinyangka tanpa diminta malah diberi😀

Puisi ini cukup menarik dan menginspirasi. Iyah, tanpa berpanjang lebar lagi ini dia puisi yang kawan saya dapat dari seseorang itu dan diberikan kepada saya.😀

Jangan Galau, Nanti Mati

jangan galau, nanti mati
agaknya terasa aneh nan konyol pernyataan ini
tapi bagiku bukanlah perkara begitu
pernyataan ini penting artinya bagi kita berperilaku

sungguh galau bagiku itu kesia-siaan saja
betapa sedih mati dalam keadaan galau
ibarat mati dalam kesia-sian belaka
bukankah mati nan indah yang kita idamkan wahai kawanku

masih belum sirna cerita adik-adik di Palestina
amat jauh dari istilah galau merona
mereka teramat teladan
betapa mulianya karena mereka hafal Quran
senyum mereka saat mati bukan kegalauan
tapi suatu kemuliaan dan kebahagiaan

sedangkan aku?
masih saja sering dirundung galau
mudahnya terasuk oleh syaitan yang menelusup syahdu
walau galau pasti terjadi, janganlah ia jadi terlalu
sematkan nuansa pejuangan agar ia cepat berlalu

wahai hati
jangan kau galau karena itu dari diri sendiri
terlena di dalamnya bukanlah karakter pencinta sejati
murnikan dengan cinta yang hakiki, itulah cinta pada Illahi

tinggalkanlah galau dihati
biar saat mati nanti
kan kurasakan cinta abadi dari sang pemilik hati

wahai penduduk langit dan bumi
saksikanlah aku seorang muslim
yang tak mau galau ketika mati

Ada satu quote yang saya suka disini, yaitu:

wahai penduduk langit dan bumi
saksikanlah aku seorang muslim
yang tak mau galau ketika mati

sumber

2 thoughts on “Jangan Galau, Nanti Mati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s